Pelatihan Menghafal Al-Qur’an Metode Tikrar: “Hafal Tanpa Menghafal”
Jumat, 17 Oktober 2025 — SDIT AL MUKROM kembali menggelar kegiatan istimewa yang sarat nilai spiritual, yaitu Pelatihan Menghafal Al-Qur’an Metode Tikrar “Hafal Tanpa Menghafal”, bekerja sama dengan Syamil Quran.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 3, 4, 5, dan 6, serta para guru yang bersemangat untuk mempelajari metode menghafal Al-Qur’an yang ringan, menyenangkan, dan mudah diterapkan dalam keseharian.
Pelatihan dipandu langsung oleh Ustadz Zulfikar Tamher, S.QI., C.Dai, seorang Trainer Syamil Quran yang dikenal dengan metode inspiratifnya dalam menghafal Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDIT AL MUKROM Muhamamd Yusup Sidik M.Ag menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini:
“Kami bersyukur atas kesempatan yang Allah berikan untuk mengadakan pelatihan ini. Menghafal Al-Qur’an bukan hanya untuk menambah hafalan, tetapi menumbuhkan rasa cinta dan kedekatan dengan firman Allah. Semoga kegiatan ini menjadi awal lahirnya generasi Qurani di SDIT AL MUKROM yang senantiasa dekat dengan Al-Qur’an dalam setiap langkahnya.”
Pada sesi materi, Ustadz Zulfikar Tamher menyampaikan beberapa poin inti yang menggugah semangat peserta:
- Menghafal Al-Qur’an itu mudah, karena Allah sendiri yang menjanjikan kemudahan bagi hamba-Nya yang ingin menghafal.
- Kemudahan itu diberikan kepada siapa yang mau berusaha menghafalnya. Tidak perlu menunggu pintar atau sempurna — cukup mulai dengan niat yang ikhlas.
- Menghafal akan lebih mudah bagi mereka yang mau mengamalkan isi Al-Qur’an, sebab hafalan akan melekat kuat jika diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Kunci utama keberhasilan adalah konsistensi (istiqamah). Lebih baik sedikit demi sedikit tetapi terus dilakukan daripada banyak namun terputus.
- Allah telah memberikan kita kesempurnaan fisik dan akal, maka bentuklah rasa syukur itu dengan semangat menghafal dan berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Kegiatan ini juga semakin istimewa karena adanya wakaf Al-Qur’an dari Syamil Quran, di mana setiap siswa dan guru mendapatkan satu mushaf Al-Qur’an sebagai tanda cinta dan semangat untuk terus membaca serta menghafalnya.
Momen penyerahan mushaf berlangsung haru dan penuh rasa syukur, disambut dengan doa bersama agar mushaf tersebut menjadi cahaya penuntun dalam kehidupan seluruh peserta.
Suasana pelatihan terasa hidup dan menyenangkan. Para siswa terlihat antusias mengikuti praktik metode Tikrar (pengulangan) yang diperagakan langsung oleh pemateri.
Di akhir acara, seluruh peserta berdoa bersama agar senantiasa diberi kekuatan untuk menjaga hafalan dan mengamalkan isi Al-Qur’an.
“Semoga pelatihan ini menjadi awal lahirnya para hafizh dan hafizhah kecil dari SDIT AL MUKROM yang akan menebarkan cahaya Al-Qur’an di masa depan,” tutup Kepala Sekolah.
Sebagai penutup kegiatan, pihak sekolah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Syamil Quran atas wakaf Al-Qur’an yang diberikan.
“Alhamdulillah, mushaf wakaf dari Syamil Quran ini sangat bermanfaat bagi kami — guru dan siswa. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi seluruh pihak yang terlibat,” ungkap Kepala Sekolah dengan penuh haru dan rasa syukur.